Perbaikan tugas analisis jurnal metode riset

nama : Murtiyatul Hasanah

npm : 16209601

kls : 3EA13

Analisis Jurnal 2

Tema : kenaikan harga pangan

judul : Pengaruh kenaikan Harga Beras terhadap Nilai Tukar Petani di Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul

Pengarang dan Tahun :  Soeharto (2007)

Latar belakang

Fenomena

Kenaikan harga beras memang merupakan salah satu masalah terpenting dalam perekonomian Indonesia.  maka segala masalah yang timbul baik dibidang harga, produksi dan penyediaan, konsumsi maupun impor akan selalu menyangkut kepentingan dan meminta perhatian berbagai pihak.

Masalah :

Kenaikan harga beras yang melonjak dengan cepat beberapa bulan di akhir tahun 2006 sampai pertengahan 2007, tentunya hal ini merupakan kabar yang menggembirakan bagi pedagang beras dan mungkin saja sebagian petani namun hal tersebut menjadi masalah besar bagi masyarakat konsumen karena harga makanan pokok mereka naik sangat tinggi.

Penelitian sebelumnya :

Berdasar pantauan Bulog harga beberapa varietas beras di Propinsi D.I.Yogyakarta pada tahun 2006 mengalami kenaikan. Mulai bulan Desember harga beberapa varietas beras di Propinsi D.I.Yogyakarta mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibanding kenaikan harga beras pada bulan-bulan sebelumnya. Keadaan ini dapat terjadi karena tingkat supply beras lokal yang tidak mampu memenuhi tingkat demand masyarakat meskipun produksi beras surplus, (Hidayatullah, 2007).

TujuanPenelitian:                                                                                                                                (1).Menganalisis pengaruh kenaikan harga beras terhadap nilai tukar petani,

Motivasi penelitian :

Dengan penelitian ini kita dapat mengetahui apaka ada Pengaruh kenaikan Harga Beras terhadap Nilai Tukar Petani

Metodelogi penelitian :

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey,Sampel daerah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive, yaitu memilih lokasi penelitian dengan sengaja berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang telah ditentukan sebelumnya berdasarkan tujuan penelitian (Singarimbun dan Effendi, 1995). Adapun kriteria yang dipergunakan yaitu

Tabel 1. Luas Lahan, Jumlah Petani, Luas Panen, Produktivitas dan Produksi Padi Pada Lahan Sawah Beririgasi di Desa-Desa Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul Tahun 2006.

No. Desa Luas Lahan (Ha) JumlahPetani

(orang)

Luas Panen (Ha) Produktivitas(ton/Ha) Produksi (ton)
1. Wijirejo 227,18 1.585 571 7,048 4.309,9
2. Gilangharjo 277,18 2.834 505 7,526 3.808,0
3. Triharjo 215,10 2.038 546 7,516 4.103,7
4. Caturharjo 204,50 1.878 212 7,529 2.349,1

Sumber: BPP Kecamatan Pandak, 2007.

Teknik Uji Hipotesis

Untuk menguji Hipotesis pertama yang berbunyi kenaikan harga beras berpengaruh terhadap nilai tukar petani NTP dilakukan dengan menggunakan uji regresi linier sederhana sebanyak dua kali yakni uji regresi sebelum kenaikan harga beras dan uji regresi setelah kenaikan harga beras. Adapun hipotesis statistik yang digunakan adalah sebagai berikut:

Ho : = 0

Ha : ≠ 0

Hasil dan analisa :

Pendapatan, dan Nilai Tukar Petani, Pendapatan Petani dari Usahatani, Pendapatan petani diperoleh dari selisih antara penerimaan dengan total biaya yang dikeluarkan selama satu musim tanam.

Kesimpulan: Kenaikan harga beras berpengaruh terhadap nilai tukar petani.

Sumber:http://agriculture.upnyk.ac.id/index.php/artikel/jurnal-dinamika-sosial-ekonomi-jdse/53-2007/92-pengaruh-kenaikan-harga-beras-terhadap-nilai-tukar-petani-di-kecamatan-pandak-kabupaten-bantul

Tugas ini dibuat oleh Bapak Prihantoro

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: